Kecupmanis – AMD Resmi Meluncurkan Tiga Prosesor Ryzen AI 300 Series untuk Pasar China.
AMD terus berinovasi dalam menghadirkan teknologi terbaru di dunia komputasi. Baru-baru ini, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut resmi memperkenalkan tiga prosesor terbaru dari lini Ryzen AI 300 Series yang dirancang khusus untuk pasar China. Tiga prosesor tersebut adalah Ryzen AI 5 H 340, Ryzen AI 7 H 350, dan Ryzen AI 9 H 365.
Prosesor ini merupakan versi rebranding dari seri global yang sebelumnya diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2025 di bulan Januari. Dengan tambahan huruf “H” di tengah namanya, versi China ini tetap mempertahankan spesifikasi dan performa serupa dengan varian globalnya.
AMD belum memberikan alasan spesifik mengapa mereka melakukan rebranding untuk pasar China. Namun, langkah ini bisa menjadi strategi pemasaran untuk memperkuat posisinya di negara dengan jumlah pengguna laptop yang sangat besar.
Performa dan Spesifikasi Ryzen AI 300 Series
Sama seperti versi globalnya, Ryzen AI 9 H 365 menjadi varian dengan performa tertinggi di antara ketiga prosesor baru ini. Prosesor ini mengusung 10 core dan 20 thread yang terdiri dari empat core Zen 5 dan enam core Zen 5c. Kecepatan dasar (base clock) mencapai 2 GHz, sementara kecepatan maksimum (boost clock) bisa menembus 5 GHz.
Untuk meningkatkan performa grafis, prosesor ini dibekali dengan GPU Radeon 880M yang memiliki 12 core grafis dengan kecepatan 2.900 MHz. Selain itu, terdapat unit pemrosesan AI (NPU) yang diklaim mampu menangani hingga 50 triliun operasi per detik (TOPS).
Dari segi konsumsi daya, ketiga prosesor ini memiliki TDP standar sebesar 28 watt, menjadikannya efisien untuk laptop yang membutuhkan keseimbangan antara daya tahan baterai dan performa tinggi.
Berikut adalah spesifikasi lengkap dari Ryzen AI 9 H 365, Ryzen AI 7 H 350, dan Ryzen AI 5 H 340:
Model | Core/Thread | Base Clock | Turbo Clock | L2+L3 Cache | GPU | NPU | TDP |
---|---|---|---|---|---|---|---|
Ryzen AI 9 H 365 | 10 core/20 thread (4x Zen 5 + 6x Zen 5c) | 2 GHz | 5 GHz | 10 MB + 24 MB | Radeon 880M (12 core, 2.900 MHz) | 50 TOPS | 28W |
Ryzen AI 7 H 350 | 8 core/16 thread (4x Zen 5 + 4x Zen 5c) | 2 GHz | 5 GHz | 8 MB + 16 MB | Radeon 860M (8 core, 3.000 MHz) | 50 TOPS | 28W |
Ryzen AI 5 H 340 | 6 core/12 thread (3x Zen 5 + 3x Zen 5c) | 2 GHz | 4,8 GHz | 6 MB + 16 MB | Radeon 840M (4 core, 2.900 MHz) | 50 TOPS | 28W |
Keunggulan Teknologi Ryzen AI 300 Series
Selain peningkatan dari segi performa CPU dan GPU, Ryzen AI 300 Series juga menawarkan berbagai keunggulan lain. Salah satu fitur utama yang menjadi daya tarik adalah NPU yang sangat kuat untuk mendukung berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Dengan kapasitas 50 TOPS, prosesor ini sangat cocok untuk penggunaan aplikasi AI seperti pengolahan gambar, machine learning, hingga fitur-fitur AI pada sistem operasi terbaru.
Keunggulan lain dari seri ini adalah kombinasi arsitektur Zen 5 dan Zen 5c. Arsitektur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan kinerja. Dengan konfigurasi hybrid ini, prosesor dapat menyesuaikan penggunaan core sesuai dengan beban kerja, sehingga mengoptimalkan daya tahan baterai pada laptop.
Dari sisi grafis, kehadiran Radeon 800M series pada ketiga prosesor ini membuatnya mampu menjalankan aplikasi editing video, desain grafis, hingga gaming ringan dengan lancar. Dukungan pada teknologi DirectX 12 dan Vulkan API juga memastikan pengalaman gaming lebih optimal dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Strategi AMD di Pasar China
Langkah AMD untuk menghadirkan seri Ryzen AI 300 khusus untuk pasar China menunjukkan komitmen mereka dalam bersaing di industri teknologi global. China merupakan salah satu pasar terbesar untuk perangkat komputasi, termasuk laptop dengan performa tinggi.
Persaingan dengan Intel Meteor Lake dan Apple M-series membuat AMD harus lebih agresif dalam menawarkan solusi yang menarik bagi konsumen. Dengan merilis versi eksklusif untuk China, AMD bisa meningkatkan daya saingnya di segmen laptop premium dan AI computing.
Selain itu, strategi branding ulang ini bisa membantu AMD menyesuaikan dengan regulasi dan preferensi pasar China, yang terkadang memiliki kebijakan berbeda dari pasar global. Dengan demikian, AMD memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pangsa pasarnya di negara tersebut.
Kesimpulan
AMD kembali menunjukkan inovasi mereka dengan meluncurkan tiga prosesor terbaru dari Ryzen AI 300 Series untuk pasar China. Dengan spesifikasi yang sama dengan versi globalnya, seri ini menawarkan performa tinggi, dukungan AI yang mumpuni, serta efisiensi daya yang baik.
Kehadiran prosesor ini akan menjadi pilihan menarik bagi pengguna laptop yang menginginkan kinerja tinggi untuk gaming, produktivitas, hingga pengolahan kecerdasan buatan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, AMD berpotensi semakin memperkuat dominasinya di industri prosesor laptop global.
Bagi para penggemar teknologi, peluncuran Ryzen AI 300 Series menjadi bukti bahwa kompetisi di dunia prosesor semakin menarik. Dengan perkembangan pesat di bidang AI, masa depan komputasi mobile tampaknya akan semakin canggih dan efisien.